
لَقَدْ
كَانَ لَكُمْ
فِي رَسُولِ
اللَّهِ أُسْوَةٌ
حَسَنَة ٌلِمَنْ
كَانَ يَرْجُو
اللَّهَ
وَالْيَوْمَ
الْآخِرَوَذَكَرَ
اللَّهَ
كَثِيا
Keistimewaan dan kemulian Nabi Muhammad s. a. w.
Salasilah Keluarga Nabi Muhammad S.A.W.
1. Nabi Muhammad s.a.w. merupakan Nabi dan Rasul yang terakhir diutuskan oleh Allah SWT bagi menjadi model terulung untuk seluruh alam serta kedatangannya juga adalah untuk "Menyempurnakan Akhlak" (Makarrimal Akhlak) manusia. Nabi Muhammad SAW merupakan keturunan kepada Nabi Allah Ismail dan Nabi Allah Ibrahim.Berikut merupakan kronologi salasilah keturunan berikut diterangkan penama-penama yang merupakan atuk moyang kepada Baginda Nabi Muhammad SAW:
- Nabi Muhammad s.a.w. (Muhammad bin Abdullah)
- Abdullah bin Abdul Muttalib
- Abdul Mutallib bin Hashim
- Hashim bin Abdul Manaf
- Abdul Manaf bin Qusai
- Qusai bin Kilab
- Kilab bin Murrah
3. Datuknya Adul Mutalib merupakan ketua penduduk Mmekah dan dilantik sebagai pemegang kunci
Kaabah serta bertanggungjawab menjamu jemaah haji pada setiap musim haji.
3. Gelaran Quraisy diberikan kepada keluarga nabi kerana gelaran tersebut lebih mulia daripada
keturunan arab yang lain.
Peristiwa kelahiran Nabi Muhammad S.A.W
1. Nabi Muhammad S.A.W dilahirkan pada hari Isnin 12 Rabiul awal tahun gajah bersamaan 570 Masihi.
2. Semasa dilahirkan Nabi Muhammad S.A.W tidakmenangis tetapi hanya bersin.
3. Keadaan rumah nabi terang benderang dilimpahi cahaya
4. Api sembahan agama Majusi di Rom dan Parsi terpadam.
Kisah Nabi Muhammad SA.W
Nabi
Muhammad SAW adalah nabi yang terakhir. Setelah nabi Muhammad SAW tidak
ada nabi lagi. Nabi Muhammad SAW adalah panutan atau teladan bagi umat
Islam. Berikut ini sekelumit kisahnya:
1. Masa Kelahiran Nabi Muhammad SAW dan Kebiasaan Masyarakat Jahiliyah
Pada masa kelahiran Nabi Muhammad SAW terdapat kejadian yang luar biasa yaitu ada serombongan pasukan Gajah yang dipimpin Raja Abrahah
(Gubernur kerajaan Habsyi di Yaman) hendak menghancurkan Kakbah karena
negeri Makkah semakin ramai dan bangsa Quraisy semakin terhormat dan
setiap tahunnya selalu padat umat manusia untuk haji. Ini membuat
Abrahah iri dan Abrahah berusaha membelokkan umat manusia agar tidak
lagi ke Makkah. Abrahah mendirikan gereja besar di Shan’a yang bernama Al-Qulles.
Namun tak seorang pun mau datang ke gereja Al Qulles itu. Abrahah marah
besar dan akhirnya mengerahkan tentara bergajah untuk menyerang Kakbah.
Didekat Makkah pasukan bergajah merampas harta benda penduduk termasuk
100 ekor Unta Abdul Muthalib
Dengan
tak disangka Abdul Munthalib kedatangan utusan Abrahah supaya menghadap
ke Abrahah. Yang pada akhirnya Abdul Munthalib meminta Untanya untuk
dikembalikan dan bersedia mengungsi bersama penduduk dan Abdul Munthalib
berdo’a kepada Allah supaya Kakbah diselamatkan.
Keadaan kota Makkah sepi tentara Abrahah dengan leluasa masuk Makkah dan siap untuk menghancurkan Kakbah. Allah SWT mengutus burung Ababil
untuk membawa kerikil Sijjil dengan paruhnya. Kerikil itu dijatuhkan
tepat mengenai kepala masing-masing pasukan bergajah tersebut hingga
tembus ke badan sampai mati. Peristiwa ini diabadikan dalam Al-Qur’an
surat Al Fiil ayat 1-5. (QS 105 :1-5). Pasukan bergajah hancur lebur
mendapat adzab dari Allah SWT.
Pada masa itu lahir bayi yang diberi nama Muhammad dari kandungan ibu Aminah dan yang ber-ayahkan Abdullah. Muhammad lahir sudah yatim karena saat nabi Muhammad SAW masih dalam kandungan ayahnya sudah meninggal dunia. Nabi Muhammad SAW lahir pada hari Senin, 12 Rabiul Awal tahun Gajah dan bertepatan tanggal 22 April 571 M.
2. Kebiasaan Masyarakat Jahiliyah
Pada
zaman kelahiran nabi Muhammad SAW masyarakat Makkah mempunyai kebiasaan
jahiliyah yaitu kebiasaan menyembah patung atau berhala. Jahiliyah
artinya zaman kebodohan. Yang disembah bukan Allah tetapi patung atau
berhala dan kebiasaannya sangat buruk yaitu mabuk, berjudi, maksiat dan
merendahkan derajat wanita. Mereka hidup berpindah-pindah dan terpecah
dalam suku-suku yang disebut kabilah. Hidup serba bebas tidak ada aturan
dalam bermasyarakat. Sehingga kehidupan sangat kacau balau. Di saat kekacau bilauan masyarakat Makkah itu lahir Nabi Muhammad SAW sebagai Rahmat bagi seluruh alam.
3. Masa Kanak-Kanak Nabi Muhammad SAW hingga Masa Perkahwinannya
* Kebiasaan
di kalangan pemuka pada saat itu apabila mempunyai bayi, maka bayi yang
baru lahir itu dititipkan kepada kaum ibu pedesaan. Dengan tujuan agar
dapat menghirup udara segar dan bersih serta untuk menjaga kondisi tubuh
ibunya agar tetap sehat.
* Menurut riwayat, setelah Muhammad dilahirkan disusui oleh ibunya hanya beberapa hari saja, Tsuaibah menyusui 3 hari setelah itu oleh Abdul Munthalib disusukan kepada Halimah Sa’diyah istri Haris dari kabilah Banu Saad.
* Semenjak kecil Muhammad memiliki keistimewaan yaitu badannya cepat besar, umur 5
bulan sudah dapat berjalan dan umur 9 th sudah lancar berbicara serta
umur 2 th sudah menggembalakan kambing dan wajahnya memancarkan cahaya.
* Muhammad
diasuh Halimah selama 6 th. Pada usia 4 th Muhammad didekati oleh
malaikat Jibril dan menelentangkannya lalu membelah dada dan
mengeluarkan hati serta segumpal darah dari dada nabi Muhammad SAW lalu
Jibril mencucinya kemudian menata kembali ke tempatnya dan Muhammad
tetap dalam keadaan bugar.
* Dengan
adanya peristiwa pembelahan dada itu, Halimah khawatir dan
mengembalikan Muhammad ke ibundanya. Pada usia 6 th nabi diajak Ibunya
untuk berziarah ke makam ayahnya di Yatsrib dengan perlalanan 500 km.
Dalam perjalanan pulang ke Makkah Aminah sakit dan akhirnya meninggal di Abwa yang terletak antara Makkah dan Madinah.
* Nabi Muhammad lantas ditemani Ummu Aiman
ke Makkah dan diantarkan ke tempat kakeknya yaitu Abdul Munthalib.
Sejak itu Nabi menjadi yatim piyatu tidak punya ayah dan ibu. Abdul
Munthalib sangat menyayangi cucunya ini (Muhammad) dan pada usia 8 th 2
bl 10 hari Abdul Munthalib wafat.
* Kemudian Nabi diasuh oleh pamannya
yang bernama Abu Thalib.
Abu
Thalib mengasuh menjaga nabi sampai umur lebih dari 40 th. Pada usia 12
th nabi diajak Abu Thalib berdagang ke Syam. Di tengah perjalanan
bertemu dengan pendeta Bahira. Untuk keselamatan nabi Bahira meminta abu
Thalib kembali ke Makkah.
* Ketika
Nabi berusia 15 th meletus perang Fijar antara kabilah Quraisy bersama
Kinanah dengan Qais Ailan. Nabi ikut bergabung dalam perang ini dengan
mengumpulkan anak-anak panah buat paman-paman beliau untuk dilemparkan
kembali ke musuh.
* Pada
masa remajanya Nabi Muhammad biasa menggembala Kambing dan pada usia 25
th menjalankan barang dagangan milik Khadijah ke Syam. Nabi Muhammad
SAW dipercaya untuk berdagang dan ditemani oleh Maisyarah. Dalam
berdagang nabi SAW jujur dan amanah serta keuntungannya melimpah ruah.
* Peristiwa
tentang cara dagangnya nabi SAW itu diceritakan Maisyarah ke Khadijah.
Lantas Khadijah tertarik dan mengutus Nufaisah Binti Mun-ya untuk
menemui Nabi agar mau menikah dengan Khadijah.
* Setelah itu Nabi
memusyawarahkan kepada pamannya dan disetujuinya akhirnya Khadijah
menikah dengan Nabi Muhammad SAW dengan mas kawin 20 ekor Onta Muda.
Usia Khadijah waktu itu 40 th dan Nabi Muhammad SAW 25 th.
* Dalam
perkawinannya Nabi dianugerahi 6 putra-putri yaitu Qasim, Abdullah,
Zainab, Ruqayah, Ummu Kulsum dan Fatimah. Semua anak laki-laki nabi
wafat waktu masih kecil dan anak perempuannya yang masih hidup sampai nabi wafat adalah Fatimah.
No comments:
Post a Comment